Yusuf Sulaiman’s Blog

Kesampaian Juga ke KOFFIE FABRIEK AROMA Bandung

Ditulis dalam Uncategorized oleh ucup33 pada Desember 30, 2008

Akhirnya, setelah menyaksikan dua kali tayangan di TV mengenai kopi aroma di bandung saya bisa datang ke tempat yang dimaksud. Diawali dengan kenikmatan meminum kopi khas jambi sebelumnya, saya jadi tertarik untuk mencoba kopi aroma bandung. Ketertarikan semakin tinggi ketika mengetahui tingkat kafein dan tingkat keasamannya sangat rendah dengan pengolahan yang dilakukan. Untuk masalah ini mungkin sudah banyak blog yang membahas hal ini tapi intinya saja bahwa ternyata jika kopi disimpan dalam jangka waktu tertentu (tergantung jenis kopi dan paling rendah 5 tahun) tingkat kafein dan keasaman kopi akan berkurang jauh sehingga tidak berbahaya yang anti kafein dan tidak berbahaya bagi yang bermasalah dengan sakit maag.

Ternyata untuk mencari tempat ini sangatlah mudah, terutama karena saya punya peta bandung walaupun edisi tahun 2004. Anehnya kalau orang bandung seumuran dengan saya ditanya kopi ini kebanyakan menggeleng tidak tahu, tidak hanya itu nama jalan banceuy pun masih terasa asing bagi mereka. Jadilah malah saya yang menunjukkan jalan ke salah satu orang bandung ini (maaf loh orang bandung). Cara termudah adalah masuk melalui jalan kiara condong lalu belok kiri ke gatot subroto, tinggal lurus terus deh sampai ketemu jalan asia afrika dan pas ada kantor pos kita belok kanan disitu sudah masuk jalan banceuy. Seingat saya toko atau pabriknya ada persis di belokan ke kiri nomor 3 di jl.banceuy. Mudah-mudahan kebayang yah kekeke. Pasti orang bandung kalau di antar ke sana jawabnya oooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo ini toh jl. banceuy, saya pernah ke sini tapi ngga tau nama jalan, terus ngga tau kalau ada pabrik kopi di sini. Dalam hati menjawab okkkeee deeeh, sama kaya saya tentang kota bogor berarti hehehe.

Sebelum datang ke sini saya juga menyempatkan mampir ke beberapa blog yang membahas tentang kopi aroma. Saya cukup penasaran dengan pemiliknya yang kata hampir semua yang pernah masuk ke dalam orangnya sangat ramah. Ternyata benar saja, ketika istri saya bertanya tentang kopi yang mana yang bagus kami diminta masuk ke dalam. Persis seperti bayangan saya orangnya ternyata sangat ramah, sunda banget dan menurut saya punya hati nurani yang sangat baik tentang manusia dan alam. Mungkin itu yang menyebabkan dia masih bertahan dengan cara seperti sekarang ini.

So, tinggal liat foto kita mejeng di pabriknya ya hehehe

me and the owner

me and the owner

my wife @ koffie fabrik aroma bandung

my wife @ koffie fabrik aroma bandung

Sinyal Kuat Jambi! (Katanya)

Ditulis dalam Uncategorized oleh ucup33 pada Desember 14, 2008

Untuk menyambut hits (pukulan ke muka) blog saya yang k e 100 dan juga pada saat yang sama saya pulang dari jambi rasanya ada yang kurang pas sebagai mantan (bekas /eks) suara konsumen tidak membuat uneg uneg kekecewaan ketertipuan keheulnya (ini orang bandung doang yang ngartos) terhadap matrix (bukan berarti mau ganti kartu loh, tapi tetep kesel kok tenang aja :-) ).

Begitu mendarat di bandara jambi, seperti biasa orang udik handphone seperti saya akan langsung menyalakan hape  (banyak orang bilang pamer, atau sok sibuk terserah deh) tapi yang jelas sebagai orang yang pertama kali baru ke jambi harus kontak orang yang mau ditemui dong (pastinya gitu loch . . .). Senang bukan main main tentunya ketika melihat ada pesan singkat dibawah tulisan INDOSAT adalah sinyal kuat jambi. OW saya akan ke desa di kabupaten TanJabTim yang katanya masih baru itu berarti ada juga dong sinyal,  ah senangnya bisa kontak sama fiza anak kesayanganku.

Besoknya ketika perjalanan menuju desa yang dituju ternyata saya melihat contour/kontur (bener ngga ya tulisannya?) menuju desa terutama setelah melewati sungai yg katanya paling “jorok” namanya seindonesia itu (coba tebak sungai apa itu) bernaik turun (nah ini bahasa aneh lagi). Pokoknya begini deh jadi si mobil itu nanjak terus turun lagi terus nanjak lagi terus turun lagi, sambil sms sms an saya mulai berfikir (ah kepake juga kepala saya) apakah mungkin sinyal indosat sekuat yang dibilang ?. Ternyata benar ! benar benar kacau balau sinyal di perjalanan sehingga kadang sms pun kadang bisa kadang tidak sesuai dengan jalannya. Untungnya, nah ini lah mungkin untungnya. Di desa tempat saya menginap tersebut sinyal ada lumayan kuat.

Kalau INDOSAT mau berkelit dengan perkataan sinyal kuat jambi, harusnya dibandingkan dengan sinyal itu GSM yang setengah dibantu pemerintah itu. Ngga perlu membual bual sampai berbusa bilang sinyal kuat nyata nyata masih lebih bagus dari INDOSAT di jambi. Malu juga saya ternyata punya partner nomor kesayangan dimana dari pada yang mana providernya senang membual.

Gitulah intinya, ternyata masih katanya. nya milik siapa saya ngga tau, tanya aja sama rumput yang digoyangkan.

Ditandai sebagai:, , , , , , ,

Jadi Teringat Skripsiku

Ditulis dalam Uncategorized oleh ucup33 pada Desember 2, 2008

Hari ini teman baikku agung memberikan link yang cukup menarik yang isinya kurang lebih adalah daftar murid jurusan ilmu komputer IPB tahun 1996. Disitu jelas nama saya tertulis tapi ada yang kurang, wah malah banyak yang kurang. Ternyata yang terdaftar disitu adalah murid yang lulus di dua wisuda terakhir !, loh kemana yang lain ?. Ah biarlah nanti yang punya website yang update, tapi saya jadi teringat bagaimana pembuatan skripsinya.

Cerita dimulai ditahun 2000 dimana saya mendapatkan pembimbing pa H234N alias pa H. Syamsun. Mudah-mudahan beliau tidak marah ya soalnya beliau sendiri yang memberikan namanya seperti itu sewaktu perkenalan pertama kali (seingat saya loh, jadi kalau salah tolong ya koreksinya). Saya ingat sekali saya waktu itu masih bekerja part time di Schlumberger jadi mau tidak mau jadi agak berantakan deh skripsi (you know lah). Jadilah 1 tahun lewat tanpa perkembangan berarti nah ketika saya keluar dan menjadi asdos (asisten dosen) D3 IPB barulah saya bisa punya banyak waktu untuk bertemu beliau.

Bertemu beliau pun jauh waktu itu karena kampus biasa kita adalah di baranang siang sedangkan untuk bertemu beliau harus datang ke darmaga / dramaga (saya masih pusing mana yang bener nih). Saya masih ingat ada waktu hampir 5 kali pertemuan hanya membahas pendahuluan tentang clustering server hingga pada suatu masa tiba-tiba tanpa petir dan angin pa Syamsun mengundurkan diri jadi dosen ilmu komputer IPB (saya ngga tau apa mengundurkan dirinya 100%). Terkaget-kagetlah saya, terbingung-bingunglah saya dan terkatung-katunglah skripsi saya. Akhirnya saya sekali lagi melupakan skripsi saya sampai saya akhirnya masuk kerja di CIFOR.

Alhamdulillah CIFOR ternyata tempat yang menyenangkan untuk saya waktu itu untuk bekerja karena tidak menuntut lebih dari saya yang waktu itu masih berstatus mahasiswa dan sering memberikan kelonggaran untuk saya keluar kantor dan bertemu dosen pembimbing. Eh ngomong-ngomong dosen pembimbing, saya belum cerita yah penggantinya siapa. Nah karena peraturan yang ada menyebutkan jika dengan pembimbing I karena satu dan lain hal tidak bisa meneruskan maka harus digantikan otomatis oleh pembimbing II. Saya waktu itu masih santai-santai saja sampai saya ingat bahwa pembimbing II adalah pa Fachren !!!. Eh bukan karena saya takut atau ngga suka dengan pa Fachren loh tapi karena saya belum pernah ambil pelajarannya, huaaa. Simkom (Simulasi Komputer) namanya.

Alhasil saya harus belajar dulu yang untungnya mantan pacar saya (yang tentunya jadi istri saya sekarang) belajar SimKom dan jadinya saya deh yang banyak belajar sama dia walau kadang itu cuma alasan doang kok hehehe. Singkat kata (padahal 2 tahun) selesailah skripsiku dengan susah payah. Dari mulai tahap belajar -> coding simulasi -> nunggu simulasi -> dan pembuatan analisa dan kesimpulan. Bagian nunggu simulasi yang paling lama dan agak sedikit menguras banyak waktu menurut saya karena setiap mengulang simulasi saya harus menunggu 1 minggu untuk dapat hasilnya (ini beneran loh cape nunggu dan kasian komputer nyala terus 24 jam). Makanya kadang-kadang saya minta mantan pacar saya juga menjalankan simulasinya di rumahnya, jadi bisa 2 hari 2 malam beres lah.

Wah jadi cape nih nulis ceritanya walau belum lengkap (lain kali saya lengkapi) tapi tidak secape menulis skripsinya eh tapi ada tapinya, yang penting sekarang saya udah S.KOM. Alhamdulillah . . .