Kesampaian Juga ke KOFFIE FABRIEK AROMA Bandung
Akhirnya, setelah menyaksikan dua kali tayangan di TV mengenai kopi aroma di bandung saya bisa datang ke tempat yang dimaksud. Diawali dengan kenikmatan meminum kopi khas jambi sebelumnya, saya jadi tertarik untuk mencoba kopi aroma bandung. Ketertarikan semakin tinggi ketika mengetahui tingkat kafein dan tingkat keasamannya sangat rendah dengan pengolahan yang dilakukan. Untuk masalah ini mungkin sudah banyak blog yang membahas hal ini tapi intinya saja bahwa ternyata jika kopi disimpan dalam jangka waktu tertentu (tergantung jenis kopi dan paling rendah 5 tahun) tingkat kafein dan keasaman kopi akan berkurang jauh sehingga tidak berbahaya yang anti kafein dan tidak berbahaya bagi yang bermasalah dengan sakit maag.
Ternyata untuk mencari tempat ini sangatlah mudah, terutama karena saya punya peta bandung walaupun edisi tahun 2004. Anehnya kalau orang bandung seumuran dengan saya ditanya kopi ini kebanyakan menggeleng tidak tahu, tidak hanya itu nama jalan banceuy pun masih terasa asing bagi mereka. Jadilah malah saya yang menunjukkan jalan ke salah satu orang bandung ini (maaf loh orang bandung). Cara termudah adalah masuk melalui jalan kiara condong lalu belok kiri ke gatot subroto, tinggal lurus terus deh sampai ketemu jalan asia afrika dan pas ada kantor pos kita belok kanan disitu sudah masuk jalan banceuy. Seingat saya toko atau pabriknya ada persis di belokan ke kiri nomor 3 di jl.banceuy. Mudah-mudahan kebayang yah kekeke. Pasti orang bandung kalau di antar ke sana jawabnya oooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo ini toh jl. banceuy, saya pernah ke sini tapi ngga tau nama jalan, terus ngga tau kalau ada pabrik kopi di sini. Dalam hati menjawab okkkeee deeeh, sama kaya saya tentang kota bogor berarti hehehe.
Sebelum datang ke sini saya juga menyempatkan mampir ke beberapa blog yang membahas tentang kopi aroma. Saya cukup penasaran dengan pemiliknya yang kata hampir semua yang pernah masuk ke dalam orangnya sangat ramah. Ternyata benar saja, ketika istri saya bertanya tentang kopi yang mana yang bagus kami diminta masuk ke dalam. Persis seperti bayangan saya orangnya ternyata sangat ramah, sunda banget dan menurut saya punya hati nurani yang sangat baik tentang manusia dan alam. Mungkin itu yang menyebabkan dia masih bertahan dengan cara seperti sekarang ini.
So, tinggal liat foto kita mejeng di pabriknya ya hehehe

me and the owner

my wife @ koffie fabrik aroma bandung
Waah… senangnya bisa vacation ke pabrik kopi dengan anak istri.
Swear baca tulisan ini sy serasa mencium aroma khas kopi (hihi.. lebay deh).
Saya juga termasuk salah yg nggak tahan minum kopi, kepala langsung pusing, asam lambung meningkat dan akhirnya mual2.
Ayo Mas… liputan vacation lainnya sy tungguin ^_*
wah kalau coba kopi ini ngga masalah berarti banyak yang mau minum kopi pasti. Mau saya kirim untuk sampe kalau saya ke bandung lagi?
Mauuuu…!!!
tgl 17 ini ada kemungkinan ke bandung lagi, nanti saya kabarin lagi deh pastinya
wekekekekek …penggemar kopi aroma juga loe Cup ? gw br mulai suka dari taon 2005 .hi3.
tp gw blon pernah kesana nih .cuman pesen2 aja , minta dikirimin .hikz.
yah nanti kalau saya mau ke bandung titip aja, walau belum tau kapannya, tgk 17 masih nomaden
Cup tgl 17 bulan ini? berapa duit?
titip dong, dikit ajah dolo buat nyobain. Suami ku penggemar kopi juga.
-danke yah-
siap ibu adel, kalau saya pasti jadi ke bandung, saya beli kan sekalian untuk suami ibu adel
Mas, sekalian aja jadi distributornya, hehehe…
sepertinya sulit mba, soalnya menurut pemilik pabrik kopi ini, sebaiknya dalam 1 bulan kopi ini sudah habis diminum, so sulit kecuali sudah ada pelanggan nya lebih dari 100 kilo ber pulannya kekekekeke
tar klo “benda” nya dah ada info yah
so bisa prepare duit nyah.
danke lagih yah cup
ternyata kemungkinan ngga jadi euy, soalnya ada rencana mau ke luar kota nih untuk waktu yang lumayan lama