Hari Kasih Sayang Untuk Saya

Setiap tahun saya selalu mencoba referensi tentang perayaan hari valentine’s day walaupun jawaban saya selalu sama. Tahun ini cukup membaca 3 referensi ini semakin menguatkan pendirian saya tentang perayaan hari valentine’s day.

1. http://en.wikipedia.org/wiki/Valentine’s_Day

2. http://www.history.com/content/valentine/history-of-valentine-s-day

3. http://dakwah2u.blogspot.com/2008/02/pandangan-islam-terhadap-hari-valentine.html

Membaca ketiga referensi tersebut ada salah satu kalimat yang bisa diambil sebagai salah satu kesimpulan yaitu bahwa Valentine’s day pada awalnya hanya dirayakan oleh gereja katholik walaupun pada akhirnya bergeser menjadi hari raya besar bagi masyarakat umum.

Buat saya sebagai orang Muslim yang kadar keimanannya sering sekali naik turun mencoba meneladani kehidupan Rasulullah SAW dalam masalah kasih sayang :

1. Kasih sayang terhadap manusia

Rasulullah SAW memaafkan warga Mekah pada saat penaklukan kota mekah yang jelas jelas sering menghina bahkan melukai secara fisik terhadap diri Rasulullah SAW. Tidak ada paksaan hari itu semua orang masuk agama Islam pada saat itu. Rasul bahkan menyebut rumah Abu Sofyan (paman Nabi Muhammad SAW yang nyata-nyata memerangi perjuangan Rasulullah SAW) sebagai tempat yang aman untuk berdiam diri pada hari tersebut.

2. Kasih sayang terhadap binatang

Rasulullah SAW pernah memotong kain untuk pergi ke mesjid hanya karena sebagian kainnya dipakai kucing untuk tidur. Rasulullah SAW tidak tega untuk membangunkan kucing tersebut pada saat Rasulullah SAW ingin segera menuju mesjid untuk sholat.

3. Kasih sayang terhadap istri

Rasulullah SAW pernah tidur di pintu depan rumah dikarenakan istrinya tidak bangun pada saat Rasulullah SAW pulang malam dan sudah dua kali mengucapkan salam dan mengetuk pintu istrinya tidak juga membukakan pintu. Dia rela tidur di depan pintu karena menghargai istrinya yang mungkin sudah sangat lelah hari itu sehingga tidak mendengar suara Rasulullah SAW.

4. Kasih sayang terhadap fakir miskin

Rasulullah SAW punya salah satu kebiasaan yang diwariskan kepada salah satu sahabatnya pada saat Beliau wafat. Ternyata kebiasaan Rasulullah SAW setiap pagi adalah memberikan makan kepada fakir miskin yang cacat matanya sehingga tidak bisa melihat. Pada saat suapan pertama orang fakir miskin tersebut sudah menyadari bahwa orang tersebut adalah bukan orang yang biasa memberinya makan dan sahabat Rasulullah SAW tersebut kaget ketika orang fakir miskin tersebut mulai curhat (bahasa keren sekarang😉 ) mengenai Rasulullah SAW. Orang fakir miskin tersebut bilang bahwa Rasulullah SAW adalah orang jahat yang tidak pernah memperhatikan dirinya. Sahabat Rasulullah SAW tersebut akhirnya memberitahu identitas dirinya dan siapa yang selalu menyuapi makan setiap harinya dan kabar wafatnya Rasulullah SAW. Bagaimana sikap orang fakir miskin tersebut? pembaca tentu bisa membayangkannya sendiri lah🙂

Masih banyak kasih sayang Rasulullah SAW yang belum bisa saya sebutkan disini karena satu dan lain hal (diplomatis banget ya :D)

Kesimpulan akhir buat saya adalah Silahkan bagi yang mau merayakan hari valentine’s day tapi saya tidak merayakan hari valentine’s day. Jangan takut saya mengganggu perayaan hari valentine’s day karena saya menghargai hari valentine’s day sebagai hari besar agama lain selain Islam seperti pada umumnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s