Terima Kasih Mentari

Layanan ini sudah berakhir 1 bulan yang lalu ditandai dengan saya kecolongan Pulsa 15.000 Rupiah. Kenapa kecolongan? karena tanpa pemberitahuan ternyata mentari yang memberlakukan ini hanya untuk telepon lokal saja, tapi tetap saja terima kasih untuk programnya yang hanya sebentar saja. Sudah saatnya pindah provider ke 3 (three). Sekali lagi tetep thanks loh mentari tapi tetep kecolongan hiks.

Masalah komunikasi selalu menjadi kendala kalau kita bekerja di luar daerah jauh dari keluarga, tapi dikarenakan kompetisi antar operator yang tentunya akan membuat konsumen semakin dimanjakan bisa saya rasakan sekarang. Dikarenakan istri saya menggunakan kartu matrix seperti saya, saya mencari alternatif supaya bisa menghubunginya via telepon sekaligus mendengarkan suara anak saya yang baru berumur 1 tahun 4 bulan.

Alhamdulillah mentari memberikan solusi dengan menawarkan tarif 1500/hari untuk menelepon 2 jam, dan saya merasa sangat terbantu karena tidak hanya keluarga saya yang bisa saya telepon karena kebetulan teman dekat saya dan keluarga lainnya termasuk ibu pun beberapa ada yang menggunakan kartu indosat sehingga saya bisa berkomunikasi dengan murah.

Tapi ada hal yang perlu diperhatikan untuk menggunakan tarif murah ini, tapi saya langsung saja ke saran saya yaitu teleponlah sampai pulsa habis 1500 lalu matikan handphone baru teruskan menelepon untuk mendapatkan 7200 detik telepon gratis ke sesama indosat. Jangan menelepon pertama kali dalam jangka waktu yang lama, ingat matikan pada saat sudah mencapai pulsa 1500. Caranya?. Ini menarik untuk dicari oleh masing2 pengguna yaitu dengan melihat waktu dan setelah selesai menelepon cek penggunaan dengan menekan *557# OK. Kalau sudah beberapa hari pasti akan terbiasa untuk melakukan ini.

Ada kekurangan lain dari program ini, ternyata nomor mentari yang bisa seperti ini hanya bisa digunakan pada saat menelepon di daerah lokal kita. Contoh saya di aceh membeli nomor mentari saya bisa menggunakan paket ini tapi ketika saya bawa ke jakarta, paket tersebut tidak berlaku. Walau begitu, tetap terima kasih MENTARI, semoga tetap bersinar!

2 thoughts on “Terima Kasih Mentari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s